Mengapa Revisi pada Design harus Ada?

Menurut saya, Proses dari Desain hampir sama dengan Pemrograman yang membutuhkan penyelesaian masalah, tetapi desain hanya pada Visualnya. Kenyataanya, Proses dari Desain juga memilki beberapa tahapan.

Revisi pada Desain merupakan salah satu tahapan dari proses men-desain atau membuat konsep desain. Biasanya, revisi tersebut tidak lebih dari setengah pengerjaan dari desain itu sendiri. Sebuah revisi pada desain adalah proses modifikasi sebelum hasil final diajukan kepada si pemesan.

Terdapat beberapa langkah yang harus kalian ikuti pada Proses Desain untuk memastikan agar si pemesan/Client senang dan suka dengan Desain yang kalian buat.

Planning

Planning/Perencanaan adalah tahap pertama. Tujuannya untuk memastikan semua Designer memahami project yang Client inginkan. Biasanya, Planning disertakan dengan beberapa file yang disediakan oleh Client. Pada tahap ini, Designer harus memahami keinginan Client dan harus memilki ide, kombinasi warna, gambar yang dibutuhkan, dan lain sebagainya.

Desain

Tujuan dari tahap ini adalah menyelesaikan proses desain berdasarkan informasi dan keinginan Client pada tahap sebelumnya (Planning). Setelahnya, barulah Designer dapat meminta si Client agar mereview/mengulas hasil dari desain tersebut.

Revision

Setiap pesanan, tidak peduli project besar ataupun kecil, pasti ada yang namanya Revisi. Revisi dimulai dengan mengubah beberapa konsep desain tetapi tidak keseluruhan dari bentuk desain.

Tujuannya untuk meningkatkan ketelitian Designer agar design yang ia buat menjadi lebih sempurna.

Finalisation

Tujuan dari tahap ini adalah penyelesaian desain. Pada tahap ini, Designer harus meminta Feedback kepada Client dari tahap sebelumnya (Revision).

Delivery

Ketika tahap Finalisation sudah disetujui, disini Designer dapat mengirimkan hasil final dari desain yang ia buat kepada Client.

Results

Tahap yang terakhir ini dapat membantu kalian dalam menjalin komunikasi dan membangun hubungan positif pada si Client. Pastikan juga si Client senang dan suka dengan hasil desain yang kalian buat.

Client yang baik adalah mengerti proses dari mendesain dan memberikan apresiasi atas penyelesaian yang dibuat oleh Designer.

Itulah mengapa Revisi harus ada dalam Desain, karena Revisi merupakan salah satu proses dari desain. Semua proses tersebut adalah hal yang saya perhatikan ketika saya membuat desain untuk para Client.

Memang, revisi itu hal yang menyebalkan. Tapi, apa boleh buat kalau Revisi adalah salah satu tahapan utama sebelum hasil final diajukan.

Mungkin itu saja pengalaman yang bisa sampaikan, semoga berguna bagi kalian semua.