Photo by Jefferson Santos on Unsplash

Ethical Hacker dipekerjakan untuk menguji dan menjaga keamanan sistem pada suatu perusahaan atau organisasi. Mereka menggunakan keterampilan dan taktik yang sama seperti Hacker. Namun, mereka bekerja dengan izin dari pemilik sistem untuk melakukan serangan terhadap sistem nya sendiri. Selain itu, Ethical Hacker tidak mengungkapkan kelemahan sistem yang dievaluasi kepada orang lain selain pemilik sistem. Akhirnya, Ethical Hacker bekerja berdasarkan kontrak untuk perusahaan atau client, dan kontrak mereka menentukan apa yang terlarang dan apa yang diharapkan oleh client nya.

Berikut adalah kategori seorang Hacker:

  1. Script Kiddie; Hacker ini memiliki keterampilan yang terbatas atau tidak memiliki keterampilan. Tetapi meraka tahu bagaimana menggunakan tools-tools walaupun hanya teknik dasar.
  2. White-Hat Hacker; Hacker ini berpikir seperti Attackers. Tetapi mereka bekerja untuk hal yang baik. Mereka biasanya ditandai dengan memiliki kode etik yang mengatakan bahwa hal itu tidak berbahaya. Kelompok ini juga dikenal sebagai Ethical Hacker atau Pentesters.
  3. Hacker Grey-Hat; Hacker ini mngingkari garis antara yang baik dan yang buruk dan telah memutuskan untuk melakukan reformasi dan menjadi pihak yang baik. Begitu mereka direformasi, mereka mungkin belum sepenuhnya dipercaya.
  4. Black-Hat Hacker; Hacker ini adalah orang jahat yang beroperasi di sisi yang melawan hukum. Mereka mungkin atau mungkin tidak memiliki tujuan. Dalam banyak kasus, Aktifitas mereka merupakan tindakan kriminal.
  5. Suicide Hacker; Hacker ini mencoba melumpuhkan target untuk membuktikan bahwasanya mereka bisa. Mereka beraksi tidak diam-diam, karena mereka tidak khawatir tertangkap atau melakukan hukuman penjara.

Itulah sedikit penjelasan tentang Ethical Hacker dan Kategorinya, semoga bermanfaat.